Minggu, 19 November 2017

PROFIL SINGKAT DESA SUKAHURIP KECAMATAN CISAGA - CIAMIS

PROFIL SINGKAT DESA SUKAHURIP KECAMATAN CISAGA - CIAMIS

PROFIL SINGKAT DESA SUKAHURIP KECAMATAN CISAGA - CIAMIS

Luas Wilayah Desa Sukahurip 
Luas wilayah Desa Sukahurip dan status tanahnya 812,25 Ha terdiri dari Sawah., Kebun Campuran, Perkebunan, Kolam, Pekarangan, Kuburan, Jalan, Irigasi dan Kali, dan Lain-lain.

Batas Desa Sukahurip
Utara berbatasan dengan Desa Bojonggedang Kec. Rancah,
Timur berbatasan dengan Desa Girimukti Kec. Cisaga,
Selatan berbatasan dengan Desa Tanjungjaya Kec. Cisaga
Barat berbatasan dengan Desa Bunter Kec. Sukadana Kab. Ciamis

Wilayah Desa Sukahurip terdiri dari 4 empat ) Dusun diantaranya
Dusun Cibeurih (terdiri dari 3 RW dan 6 RT),
Dusun Bantarsari (terdiri dari 2 RW dan 4 RT),
Dusun Noong (terdiri dari 3 RW dan 6 RT),
Dusun Mekarsari (terdiri dari 2 RW dan 4 RT)


Jumlah Penduduk Desa Sukahurip Periode Bulan Nopember 2016
Dusun Cibeurih         249L       281P       530 Jiwa    530KK
Dusun Bantarsari       323L       340P       663 Jiwa    663KK
Dusun Noong            367L       368P       753 Jiwa    753KK
Dusun Mekarsari       198L       206P       404 Jiwa    404KK
JUMLAH                1.137L    1.195P    2332 Jiwa

Minggu, 17 April 2016

HASIL PEMILIHAN KEPALA DESA CISAGA TAHUN 2016

Pemilihan Kepala Desa Serentak, Desa Cisaga tahun 2016 untuk mendapatkan Kepala Desa Cisaga periode 2016 - 2022 telah selesai dilaksanakan dengan hasil Calon Nomor 3 yaitu Kartono mendapatkan perolehan suara 2.037 suara dari 3.641 suara atau sekitar 56,5%.
Perolehan suara terbanyak Kartono didapat dari TPS 03 yang mencapai 81,2% (635 suara) dari total pemilih di TPS 3, atau 31,2% dari total suaranya.
      
Sertifikat Hasil dan Rincian Penghitungan Perolehan Suara  

Pemilihan Kepala Desa Serentak, Desa Cisaga tahun 2016


(file asli disini)

Senin, 11 April 2016

Pemilihan Kepala Desa Bersama 2016 Desa Cisaga Kecamatan Cisaga - Ciamis

17 April 2016 merupakan hari H dalam pelaksanaan pemungutan suara Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) Bersama tahun 2016. Tiga desa di Kecamatan Cisaga memilih kepala desanya masing-masing, terutama desa-desa yang akhir masa jabatan kepala desanya berakhir pada tahun 2016. Masyarakat Desa Cisaga, Desa Mekarmukti, dan Desa Tanjungjaya memilih kepala desanya, walaupun masa akhir jabatan kepala desa tidak tepat bulan April.
Logo Panitia Pemilihan Kepala Desa Cisaga
Seperti halnya Desa Cisaga Kecamatan Cisaga, seyogyanya Kepala Desa Cisaga Kecamatan Cisaga Kabupaten Ciamis berakhir pada sekitar bulan September 2016, tetapi mengikuti anjuran dari Pemerintah Kabupaten Ciamis, bahwa Pemilihan Kepala Desa Bersama 2016 dilaksanakan bulan April 2016, tepatnya tanggal 17 April 2016.
Desa Cisaga Kecamatan Cisaga berhasil menjaring 3 calon kepala desa,  yang akan dipilih langsung oleh mayarakat 4 dusun di Desa Cisaga (Dusun Cipurut, Dusun Cisagakota, Dusun Mulyajaya dan Dusun Cimanggu). Calon Kepala Desa pada Pemilihan Kepala Desa Bersama 2016 di Desa Cisaga ini adalah Iwan Kurniawan, SH. menjadi calon kepala desa nomor urut 1, nomor urut 2 Usup Syamsudin, A.Md.Pd. dan nomor urut 3 Kartono.
Photo Calon Kepala Desa Cisaga
Pemilihak Kepala Desa Bersama 2016 Desa Cisaga

Dalam pelaksanaannya, Pemilihak Kepala Desa Bersama Tahun 2016 di Desa Cisaga dibagi menjadi 5 Tempat Pemungutan Suara (TPS), dimana TPS 1 di Dusun Cipurut, TPS 2 di Dusun Cisagakota, TPS 3 di Dusun Mulyajaya, TPS 4 dan TPS 5 berada di Dusun Cimanggu. Tiap TPS mempunyai Pemilih Tetap sekitar 800 - 1100 orang (Berdasarkan DPT exs. Pilpres).
Berbagai persiapan telah dilakukan dari mulai menyusun kelengkapan administrasi hingga kampanye dan pendistribusian surat suara. Dalam penyusunan administrasi, Panitia Pemilihan Kepala Desa mengacu kepada pengadministrasian Pilbup, Pilgub dan Pilpres yang telah lalu dan disesuaikan dengan keperluan di Desa Cisaga sendiri. 
Kegiatan Pemilihan Kepala Desa Cisaga 2016 ini didanai dari APBDes yang diawasi langsung oleh BPD Desa Cisaga. Monitoring telah dilakukan berbagai pihak, termasuk pihak Pemerintah Kabupaten Ciamis, DPRD Kabupaten Ciamis, aparat keamanan setempat, lembaga sosial masyarakat maupun masyarakat Desa Cisaga sendiri.

Rabu, 17 Juni 2015

DANGDING PASADUAN PASUNDAN

DANGDING PASADUAN PASUNDAN

Pasaduan merupakan syair yang ditujukan untuk memohon izin kepada leluhur yang telah atau pernah berkuasa di suatu daerah. Pasaduan disini merupakan pasaduan untuk daerah tatar sunda, khususnya tatar Galuh dan Pajajaran.
Syair Pasaduan yang disajikan Aip Saripudin, S.Pd.I. berisi pula nama orang-orang yang pernah mempunyai kekuasaan di tanah sunda khususnya di daerah Ciamis, Tasikmalaya dan Banjar. Silakan disimak.

PASADUAN
Sanggian : Aip Saripudin, S.Pd.I.

Pun, paralun sampurasun
Ka anu nunggal di kalanggengan
Anu langgeng dina nunggalna
Anu ngawasa hirup jeung hurip
 Anu ngawasa euweuh jeung aya
Anu ngabogaan sakabaeh jagat
Anu ngabogaan sakabeh alam

Pun,  paralun

Ka sakur anu diluhur
Anu Nunggal
Ka nu nyangking kawening
Nu ngagem wewenang
Nu nunggal kawasa

Pun
Tabe Pun!

Kasakabeh nu dihandap
Ka sakabeh
Nu kumelip anu arusik
Nu ngawaruga dina wujud sewang- sewangan

Ka sakabeh
Nu garedag nu lumampah
Nua hirup jadi pangeusi
Nyaricingan jagat ieu
Nyaricingan alam ieu !

Ka sakabeh
Nu ka deuleu teu ka ambeu
Nu kaambeu tapi teu aya
Nu araya tapi euweuh
Nu areuweuh tapi jaronghok
Nu narindak henteu napak
Nu nyoara teu ngarupa
Ka sakabeh karuhun
Luluhur galuh jeung sunda
1. Resi Guru Manikmaya
2. Raja Putra Suraliman Sakti
3. Rahiyang Jalu Kadiawan
4. Dahiang Galuh Kadiawati
5. Rahiyang Wreti Kandayun
6. Rahiyang Rawunglangit
7. Rahiyang Sempak Waja
8. Rahiyang Jantaka
9. Rahiyang Mandiminyak
10. Rahiyang Seuweu karma
11. Prabu Terus Bawa
12. Rahiyang Sanjaya
13. Rahiyang Warok Sangmanarah Ciwung Wanarah
14. Rahiyang Banga
15. Rahiyang Darmasiksa Patanjala
16. Prabu wangi Lianggabuana Wisesa
17. Prabau Wastukencana
18. Prabu Dewa Niskala
19. Prabu Susuk tunggal
20. Prabu Siliwangi Sribaduga Maharaja Ratu Haji di Pakuan Pajajaran
21. Sanghiyang Maharaja Cipta Permana Prabu Digaluh Salawe
22. Adipati Panaekan
23. Prabu Dimuntur
24. Tanduran Gagang
25. Sang Raja Cita
26. Wiraperbangsa (Singaperbangsa 1)
27. Apun Kanduruan Tambakbaya (Singaperbangsa 2)
28. Apun Kanduruan Pager Gunung (Singaperbangsa 3)
29. Apun Kanduruan Wirasuta (Singaperbangsa 4)
Pun sapun
Neda ampun nya paralun
Neda jembar pangampura
Nyusud catur nu kapungkur
Mapay laratan baheula
Nya ayeuna pisan
Seja mintonkeun pangabakti
Tawis katresna ka lemah cai

Pakeun tanjeur di buana
Pakeun jaya di juritan
Pakeun sunda galuh nu sawawa

Run turun jati rahayu Bral datang banjaran bagja
Cag…….
 






NILAI LUHUR KERAJAAN YANG PERNAH "MANGGUNG" DI TATAR SUNDA

NILAI LUHUR KERAJAAN YANG PERNAH "MANGGUNG" DI TATAR SUNDA

KERAJAAN SALAKANAGARA
Dari jaman Kerajaan Salakanagara (130-362 M); dapat dipetik nilai-nilai: “pindah cai, pindah tampian”; dimana Dewawarman mampu menyesuaikan diri dan beradaptasi dengan lingkungan kehidupan masyarakat mertuanya (Aki Tirem) dan istrinya (Pohaci Larasati), melalui jalinan hubungan sosial yang damai dan saling memberi manfaat (mutual benefit)

KERAJAAN TARUMANAGARA
Dari jaman Kerajaan Tarumanagara (358-561 M); dapat dipetik nilai-nilai: bahwa suatu negara atau kerajaan akan menjadi kuat dan berwibawa apabila raja atau penguasanya sangat memperhatikan kesejahteraan rakyatnya, seperti yang dilakukan Purnawarman dengan membangun parit/kanal dan memberi hadiah bagi rakyatnya. Seorang pemimpin harus memiliki sifat yang konsisten, berani, jujur, bijaksana dan penuh kesabaran dalam memerintah rakyatnya, seperti sikap Resiguru Manikmaya dan Wretikandayun

KARAJAAN SUNDA
Kerajaan Sunda (669-1311 M); dapat dipetik nilai-nilai: suatu negara atau kerajaan akan dapat Berjaya dalam kurun waktu yang sangat lama jika diperintah oleh para raja yang bersikap adil, amanah, mengutamakan kedamaian dan memperhatikan kesejahteraan rakyatnya (masa kekuasaan raja-raja Sunda mencapai 642 tahun). Seorang pemimpin harus berani mengambil tindakan kretif dan inovatif untuk merubah citra negara yang makin memudar (Tarusbawa memindahkan ibukota dari Bekasi ke Bogor). Seorang pemimpin harus mau dan mampu meningkatkan kualitas dirinya agar menjadi seorang yang bebas dan merdeka. Seorang pemimpin harus punya visi dan misi yang tegas dan konsisten dalam mengelola wilayah dan kelestarian lingkungan alam serta kesejahteraan rakyatnya (Sri Jayabupati membuat aturan kabuyutan Sanghyang Tapak). Masyarakat Sunda dan Jawa adalah bersaudara, jadi janganlah terjadi perselisihan diantara mereka (wasiat Prabu Darmasiksa kepada Raden Wijaya).

GALUH, SUNDA KAWALI
Dari jaman Kerajaan Galuh Sunda Kawali (1311-1482 M) dapat dipetik nilai-nilai: prinsip kebenaran dan harga diri merupakan hal yang harus diperjuangkan dan dipertahankan dengan sepenuh jiwa dan raga (gugurnya Prabu Linggabuana dan Dyah Pitaloka di Bubat). Seorang raja yang bijaksana dan mencapai tingkat rohani 'satmata' lebih mengutamakan perdamaian daripada balas dendam yang dapat mengorbankan rakyat banyak (Prabu Bunisora tidak melakukan serangan balasan ke Majapahit). Orang tua yang bijaksana dan berwawasan luas secara ikhlas akan memberikan kesempatan kepada putranya untuk mencari nilai-nilai kebenaran yang hakiki

KERAJAAN PAJAJARAN
Dari jaman Kerajaan Pajajaran (1482-1579 M) dapat dipetik nilai-nilai: dengan memegang peraturan dan ajaran leluhur secara teguh, negara akan sejahtera dan aman dari ancaman musuh lahiriah dan batiniah (prinsip Sri Baduga Maharaja Prabu Siliwangi). Orang tua yang bijaksana dan berwawasan luas secara ikhlas akan memberikan kesempatan kepada putranya untuk mencari nilai-nilai kebenaran yang hakiki (Sri Baduga mengikhlaskan putranya, Walangsungsang, memeluk agama Islam).

Minggu, 06 April 2014

PEMILU 2014 KECAMATAN CISAGA KABUPATEN CIAMIS

PEMILU 2014 KECAMATAN CISAGA KABUPATEN CIAMIS

Bulan April 2014 ini merupakan bulan yang sangat penting bagi Bangsa Indonesia, dimana rencananya pada tanggal 09 April 2014 akan dilaksanakan "Pesta Demokrasi" berupa Pemilihan Umum (Pemilu) 2014 Indonesia (Indonesian 2014 Elections). Pada Pemilu 09 April 2014 ini akan dilangsungkan pemilihan langsung untuk calon anggota legislatif, DPD, dan Calon Anggota MPR untuk menduduki masa jabatan 2014 hingga 2019 mendatang. Kampanye bagi tiap parpol maupun bagi para caleg telah dilakukan termasuk perkenalan dan pengenalan kartu suara.
Berbagai persiapan telah dilakukan hingga ke daerah, dimana PPS sebagai petugas ujung tombak pemilu 2014 telah dibentuk di tiap wilayah. PPS ini bertugas menyelenggarakan pemilihan umum langsung berupa pencoblosan gambar partai dan/atau nama calon anggota legislatif yang telah ditentukan masing-masing partai politik kontestan pemilu 2014.
Di Kecamatan Cisaga Kabupaten Ciamis, khususnya di Desa Cisaga telah ditentukan 13 Tempat Pemungutan Suara (TPS). Masing-masing menampung lebih kurang 400-500 pemilih yang telah ditetapkan dalam Daftar Pemilih Tetap (DPT) yang ditetapkan KPU.
Satu yang unik dalam pelaksanaan Pemilu 2014 yaitu pemilihan dilakukan dengan "paku" dan undangan untuk pemilih yang ditulis secara manual (tulis tangan), kontras dengan jaman yang telah serba canggih. Ketika negara lain telah melakukan pemilihan umum secara digital dengan hanya menyentuh layar LCD, di Indonesia, undangan pun masih harus ditulis tangan oleh petugas PPS. Sangat disayangkan...
Dilain pihak, peningkatan malah terlihat dari sikap masyarakat yang merupakan pemilih. Pada masa-masa kampanye, masyarakat telah mampu menentukan wakilnya yang akan duduk di legislatif. Hal didasarkan kepada berbagai bantuan yang "secara real" sampai ke lingkungan mereka. (Masyarakat luas hendaknya tidak memandang hal ini sebagai money politics). Mereka lebih memandang kebergunaan calon tersebut sebelum mereka dipilih. Hal ini kontras dengan masa-masa kebelakang, dimana masyarakat masih dapat ditipu dengan janji-janji manis calon anggota legislatif yang ketika mereka terpilih mereka "melupakan" pemilihnya.
persoalan lain justru ada di aparat pamong pemerintah (sebagian). Mereka tidak jarang "memegang jago" masing-masing dan berusaha membelokan keyakinan pilihan rakyat kepada jagonya. Mereka tidak jarang melupakan realita yang berkembang di masyarakatnya yang berkesan tidak pro kepada kemajuan dan keinginan rakyatnya. "Pemegang jago" tersebut berusaha "memblokir" berbagai "tawaran nyata" dari caleg yang bukan jagonya tanpa memperdulikan aspirasi yang berkembang di masyarakatnya.

Rabu, 27 Maret 2013

Pengajian Bulanan Kecamatan Cisaga Kabupaten Ciamis

Pengajian Bulanan Kecamatan Cisaga Kabupaten Ciamis

Masjid Besar Kecamatan Cisaga atau sering disebut Mesjid Agung Kecamatan Cisaga yang tepat bersebelahan dengan alun-alun Kecamatan Cisaga atau lapang sepak bola Desa Mekarmukti, pada hari Rabu di minggu pertama tiap bulannya selalu ramai dikunjungi jamaah pengajian bulanan se-Kecamatan Cisaga. Ibu-ibu mendominasi jumlah jamaah yang mengikuti pengajian bulanan Kecamatan Cisaga ini.
Seperti umumnya ibu-ibu, mereka yang datang ke pengajian ini, selain untuk mengikuti pengajian, juga sekalian mencari berbagai kebutuhan, terutama berbagai kebutuha sehati-hari.
Pengajian bertambah semarak dengan munculnya para pedagang dadakan yang menggelar lapak dagangannya di sekitar Alun-alun Kecamatan Cisaga. Tidak jarang, transaksi para pedagang dan jamaah akhirnya mengalahkan pengajian yang sedang dilaksanakan dan tampaknya hal ini menjadi semakin "biasa" dan umum terlihat.
Harga Bawang di Kecamatan Cisaga Kabupaten Ciamis

Harga Bawang di Kecamatan Cisaga Kabupaten Ciamis

Indonesia yang dikatakans ebagai negara agraris ternyata masih tidak mampu memenuhi kebutuhan hasil pertanian untuk konsumsi masyarakatnya sendiri. Bawang yang notabene adalah produk pertanian belakangan menjadi isu yang santer dibicarakan akibat harganya melonjak tajam hingga menembus angka Rp. 75.000,-.
Tidak terkecuali di Cisaga Kabupaten Ciamis. Ibu-ibu rumah tangga yang kesehariannya berkutat di dapur dengan berbagai panganan dan bumbu, termasuk bawang, turut mengeluhkan naiknya harga bawang di pasaran.
Meskipun bawang bukanlah bahan utama pangan untuk penduduk Cisaga, tetapi harga bawang ini menjadi isu dan bahan gosip ibu-ibu rumah tangga yang berbelanja di warung-warung penjual kebutuhan sehari-hari.
Entah sampai kapan hal ini akan berlangsung, yang jelas political will sangat diharapkan disini untuk menjaga stabilitas harga berbagai produk pertanian di Cisaga khususnya, umumnya di Negeri tercinta, Indonesia.
Jalan Kecamatan Cisaga Kabupaten Ciamis Rusak Berat

Jalan Kecamatan Cisaga Kabupaten Ciamis Rusak Berat

Selama kurun waktu 2012, pembagunan dan rehabilitasi jalan kecamatan di Kecamatan Cisaga Kabupaten Ciamis Jawa Barat dirasakan sangat minim. hal ini terlihat dari kuantitas jalan kecamatan yang kian rusak seperti tidak terawat.
Lubang-lubang menganga yang cukup besar dan dalam banyak ditemukan di jalan kecamatan di Kecamatan Cisaga. Jalan baru yang dibangun dirasakan sangat minim, terutama dari segi kuantitas. Jalan lintasan angkutan umum Angkutan Pedesaan yang melayani jurusan Cisaga - Tambaksari, Cisaga - Sidamulya, dan Cisaga - Kawali pun, yang merupakan sarana transportasi utama dari daerah pinggiran menuju kota dirasakan sangat tidak memberi kenyamanan bagi para penggunanya.

Kamis, 22 November 2012

SAPUDAPARI CISAGA DI ADVENTURE NEVER DIES GUNUNG SEMERU JAWA TIMUR

Tanggal 15 - 18 November 2012 di Gunung Semeru, Jawa Timur diadakan pendakian dan jambore pencinta alam yang digagas AVTECH yang betema Aksi Bersih, Pendakian Bersama dan Jambore Pencinta Alam, yang mengundang para pencinta alam dari berbagai daerah di Indonesia. SAPUDAPARI Cisaga merupakan salah satu timyang mengikuti acara jambore pencinta alam di Gunung Semeru tersebut.
SAPUDAPARI yang merupakan kelompok pencinta alam dan pendaki gunung dari daerah Cisaga, Ciamis. SAPUDAPARI terbentuk karena kesamaan hobi, kepedulian dan rasa cinta alam dari para pemuda yang ada di Cisaga, Ciamis, Jawa Barat sebagai wadah untuk menyalurkan hobi, rasa cinta alam dan adventure di alam terbuka, tidak pernah dibentuk secara resmi tetapi dimulai sekitar tahun 2008 pada pendakian ke Gunung Ciremai, Kuningan, Jawa Barat.
November 2012, bertempat di Gunung Semeru, Jawa Timur, SAPUDAPARI Cisaga mengikuti acara AVTECH tersebut. Memulai perjalanan melalui darat dengan moda kereta api pada tanggal 13 November 2012, singgah di Surabaya dan meneruskan ke Malang, Jawa Timur dengan dimobilisaasi AVTECH dan tiba di sekitar kaki Gunung Semeru pada tanggal 15 November 2012. Atas koordinasi AVTECH, pendakian dimulai dan sampai ke sekitar puncak Semeru tanggal 18 November 2012.
Berikut beberapa photo dokumentasi SAPUDAPARI Cisaga selama mengikuti acara AVTECH Jambore Pencinta Alam di Gunung Semeru Jawa Timur.

sapudapari cisaga

sapudapari cisaga

sapudapari cisaga

sapudapari cisaga

sapudapari cisaga

sapudapari cisaga

sapudapari cisaga

sapudapari cisaga

sapudapari cisaga

sapudapari cisaga

sapudapari cisaga

sapudapari cisaga

sapudapari cisaga

sapudapari cisaga

sapudapari cisaga

sapudapari cisaga

sapudapari cisaga

sapudapari cisaga

sapudapari cisaga

sapudapari cisaga

sapudapari cisaga

sapudapari cisaga

sapudapari cisaga

sapudapari cisaga

sapudapari cisaga

sapudapari cisaga

sapudapari cisaga



sapudapari cisaga

sapudapari cisaga