Minggu, 19 November 2017

PROFIL SINGKAT DESA SUKAHURIP KECAMATAN CISAGA - CIAMIS

PROFIL SINGKAT DESA SUKAHURIP KECAMATAN CISAGA - CIAMIS

PROFIL SINGKAT DESA SUKAHURIP KECAMATAN CISAGA - CIAMIS

Luas Wilayah Desa Sukahurip 
Luas wilayah Desa Sukahurip dan status tanahnya 812,25 Ha terdiri dari Sawah., Kebun Campuran, Perkebunan, Kolam, Pekarangan, Kuburan, Jalan, Irigasi dan Kali, dan Lain-lain.

Batas Desa Sukahurip
Utara berbatasan dengan Desa Bojonggedang Kec. Rancah,
Timur berbatasan dengan Desa Girimukti Kec. Cisaga,
Selatan berbatasan dengan Desa Tanjungjaya Kec. Cisaga
Barat berbatasan dengan Desa Bunter Kec. Sukadana Kab. Ciamis

Wilayah Desa Sukahurip terdiri dari 4 empat ) Dusun diantaranya
Dusun Cibeurih (terdiri dari 3 RW dan 6 RT),
Dusun Bantarsari (terdiri dari 2 RW dan 4 RT),
Dusun Noong (terdiri dari 3 RW dan 6 RT),
Dusun Mekarsari (terdiri dari 2 RW dan 4 RT)


Jumlah Penduduk Desa Sukahurip Periode Bulan Nopember 2016
Dusun Cibeurih         249L       281P       530 Jiwa    530KK
Dusun Bantarsari       323L       340P       663 Jiwa    663KK
Dusun Noong            367L       368P       753 Jiwa    753KK
Dusun Mekarsari       198L       206P       404 Jiwa    404KK
JUMLAH                1.137L    1.195P    2332 Jiwa

Jumat, 24 Oktober 2014

DONOR DARAH FMMC NOVEMBER 2014




Forum Muda Mudi Cisaga (FMMC) kembali menyelenggarakan acara sosial berupa donor darah. Kali ini FMMC menggandeng pihak swasta Yanti Wedding Organizer yang beralamat di Jalan Raya Cisaga No. 287 (depan SPBU Cisaga). Tempat penyelenggaraan di Yanti Wedding Organizer pada 16 November 2014.
Tema yang diusung dalam penyelenggaraan donor kali ini "Bukti Cinta Yanti Wedding untuk Sesama".
Beberapa anggota Forum Muda Mudi Cisaga (FMMC) akan menjadi petugas yang akan membantu petugas dari PMI dalam mengurus administrasi dan yang berhubungan dengan penyiapan pendonor dan pengurusan pendonor pasca acara donor darah. Yanti Wedding Organizer menyediakan berbagai door prize untuk undangan khusus pendonor.

Minggu, 06 April 2014

PEMILU 2014 KECAMATAN CISAGA KABUPATEN CIAMIS

PEMILU 2014 KECAMATAN CISAGA KABUPATEN CIAMIS

Bulan April 2014 ini merupakan bulan yang sangat penting bagi Bangsa Indonesia, dimana rencananya pada tanggal 09 April 2014 akan dilaksanakan "Pesta Demokrasi" berupa Pemilihan Umum (Pemilu) 2014 Indonesia (Indonesian 2014 Elections). Pada Pemilu 09 April 2014 ini akan dilangsungkan pemilihan langsung untuk calon anggota legislatif, DPD, dan Calon Anggota MPR untuk menduduki masa jabatan 2014 hingga 2019 mendatang. Kampanye bagi tiap parpol maupun bagi para caleg telah dilakukan termasuk perkenalan dan pengenalan kartu suara.
Berbagai persiapan telah dilakukan hingga ke daerah, dimana PPS sebagai petugas ujung tombak pemilu 2014 telah dibentuk di tiap wilayah. PPS ini bertugas menyelenggarakan pemilihan umum langsung berupa pencoblosan gambar partai dan/atau nama calon anggota legislatif yang telah ditentukan masing-masing partai politik kontestan pemilu 2014.
Di Kecamatan Cisaga Kabupaten Ciamis, khususnya di Desa Cisaga telah ditentukan 13 Tempat Pemungutan Suara (TPS). Masing-masing menampung lebih kurang 400-500 pemilih yang telah ditetapkan dalam Daftar Pemilih Tetap (DPT) yang ditetapkan KPU.
Satu yang unik dalam pelaksanaan Pemilu 2014 yaitu pemilihan dilakukan dengan "paku" dan undangan untuk pemilih yang ditulis secara manual (tulis tangan), kontras dengan jaman yang telah serba canggih. Ketika negara lain telah melakukan pemilihan umum secara digital dengan hanya menyentuh layar LCD, di Indonesia, undangan pun masih harus ditulis tangan oleh petugas PPS. Sangat disayangkan...
Dilain pihak, peningkatan malah terlihat dari sikap masyarakat yang merupakan pemilih. Pada masa-masa kampanye, masyarakat telah mampu menentukan wakilnya yang akan duduk di legislatif. Hal didasarkan kepada berbagai bantuan yang "secara real" sampai ke lingkungan mereka. (Masyarakat luas hendaknya tidak memandang hal ini sebagai money politics). Mereka lebih memandang kebergunaan calon tersebut sebelum mereka dipilih. Hal ini kontras dengan masa-masa kebelakang, dimana masyarakat masih dapat ditipu dengan janji-janji manis calon anggota legislatif yang ketika mereka terpilih mereka "melupakan" pemilihnya.
persoalan lain justru ada di aparat pamong pemerintah (sebagian). Mereka tidak jarang "memegang jago" masing-masing dan berusaha membelokan keyakinan pilihan rakyat kepada jagonya. Mereka tidak jarang melupakan realita yang berkembang di masyarakatnya yang berkesan tidak pro kepada kemajuan dan keinginan rakyatnya. "Pemegang jago" tersebut berusaha "memblokir" berbagai "tawaran nyata" dari caleg yang bukan jagonya tanpa memperdulikan aspirasi yang berkembang di masyarakatnya.

Rabu, 27 Maret 2013

Pengajian Bulanan Kecamatan Cisaga Kabupaten Ciamis

Pengajian Bulanan Kecamatan Cisaga Kabupaten Ciamis

Masjid Besar Kecamatan Cisaga atau sering disebut Mesjid Agung Kecamatan Cisaga yang tepat bersebelahan dengan alun-alun Kecamatan Cisaga atau lapang sepak bola Desa Mekarmukti, pada hari Rabu di minggu pertama tiap bulannya selalu ramai dikunjungi jamaah pengajian bulanan se-Kecamatan Cisaga. Ibu-ibu mendominasi jumlah jamaah yang mengikuti pengajian bulanan Kecamatan Cisaga ini.
Seperti umumnya ibu-ibu, mereka yang datang ke pengajian ini, selain untuk mengikuti pengajian, juga sekalian mencari berbagai kebutuhan, terutama berbagai kebutuha sehati-hari.
Pengajian bertambah semarak dengan munculnya para pedagang dadakan yang menggelar lapak dagangannya di sekitar Alun-alun Kecamatan Cisaga. Tidak jarang, transaksi para pedagang dan jamaah akhirnya mengalahkan pengajian yang sedang dilaksanakan dan tampaknya hal ini menjadi semakin "biasa" dan umum terlihat.
Harga Bawang di Kecamatan Cisaga Kabupaten Ciamis

Harga Bawang di Kecamatan Cisaga Kabupaten Ciamis

Indonesia yang dikatakans ebagai negara agraris ternyata masih tidak mampu memenuhi kebutuhan hasil pertanian untuk konsumsi masyarakatnya sendiri. Bawang yang notabene adalah produk pertanian belakangan menjadi isu yang santer dibicarakan akibat harganya melonjak tajam hingga menembus angka Rp. 75.000,-.
Tidak terkecuali di Cisaga Kabupaten Ciamis. Ibu-ibu rumah tangga yang kesehariannya berkutat di dapur dengan berbagai panganan dan bumbu, termasuk bawang, turut mengeluhkan naiknya harga bawang di pasaran.
Meskipun bawang bukanlah bahan utama pangan untuk penduduk Cisaga, tetapi harga bawang ini menjadi isu dan bahan gosip ibu-ibu rumah tangga yang berbelanja di warung-warung penjual kebutuhan sehari-hari.
Entah sampai kapan hal ini akan berlangsung, yang jelas political will sangat diharapkan disini untuk menjaga stabilitas harga berbagai produk pertanian di Cisaga khususnya, umumnya di Negeri tercinta, Indonesia.
Jalan Kecamatan Cisaga Kabupaten Ciamis Rusak Berat

Jalan Kecamatan Cisaga Kabupaten Ciamis Rusak Berat

Selama kurun waktu 2012, pembagunan dan rehabilitasi jalan kecamatan di Kecamatan Cisaga Kabupaten Ciamis Jawa Barat dirasakan sangat minim. hal ini terlihat dari kuantitas jalan kecamatan yang kian rusak seperti tidak terawat.
Lubang-lubang menganga yang cukup besar dan dalam banyak ditemukan di jalan kecamatan di Kecamatan Cisaga. Jalan baru yang dibangun dirasakan sangat minim, terutama dari segi kuantitas. Jalan lintasan angkutan umum Angkutan Pedesaan yang melayani jurusan Cisaga - Tambaksari, Cisaga - Sidamulya, dan Cisaga - Kawali pun, yang merupakan sarana transportasi utama dari daerah pinggiran menuju kota dirasakan sangat tidak memberi kenyamanan bagi para penggunanya.

Kamis, 22 November 2012

SAPUDAPARI CISAGA DI ADVENTURE NEVER DIES GUNUNG SEMERU JAWA TIMUR

Tanggal 15 - 18 November 2012 di Gunung Semeru, Jawa Timur diadakan pendakian dan jambore pencinta alam yang digagas AVTECH yang betema Aksi Bersih, Pendakian Bersama dan Jambore Pencinta Alam, yang mengundang para pencinta alam dari berbagai daerah di Indonesia. SAPUDAPARI Cisaga merupakan salah satu timyang mengikuti acara jambore pencinta alam di Gunung Semeru tersebut.
SAPUDAPARI yang merupakan kelompok pencinta alam dan pendaki gunung dari daerah Cisaga, Ciamis. SAPUDAPARI terbentuk karena kesamaan hobi, kepedulian dan rasa cinta alam dari para pemuda yang ada di Cisaga, Ciamis, Jawa Barat sebagai wadah untuk menyalurkan hobi, rasa cinta alam dan adventure di alam terbuka, tidak pernah dibentuk secara resmi tetapi dimulai sekitar tahun 2008 pada pendakian ke Gunung Ciremai, Kuningan, Jawa Barat.
November 2012, bertempat di Gunung Semeru, Jawa Timur, SAPUDAPARI Cisaga mengikuti acara AVTECH tersebut. Memulai perjalanan melalui darat dengan moda kereta api pada tanggal 13 November 2012, singgah di Surabaya dan meneruskan ke Malang, Jawa Timur dengan dimobilisaasi AVTECH dan tiba di sekitar kaki Gunung Semeru pada tanggal 15 November 2012. Atas koordinasi AVTECH, pendakian dimulai dan sampai ke sekitar puncak Semeru tanggal 18 November 2012.
Berikut beberapa photo dokumentasi SAPUDAPARI Cisaga selama mengikuti acara AVTECH Jambore Pencinta Alam di Gunung Semeru Jawa Timur.

sapudapari cisaga

sapudapari cisaga

sapudapari cisaga

sapudapari cisaga

sapudapari cisaga

sapudapari cisaga

sapudapari cisaga

sapudapari cisaga

sapudapari cisaga

sapudapari cisaga

sapudapari cisaga

sapudapari cisaga

sapudapari cisaga

sapudapari cisaga

sapudapari cisaga

sapudapari cisaga

sapudapari cisaga

sapudapari cisaga

sapudapari cisaga

sapudapari cisaga

sapudapari cisaga

sapudapari cisaga

sapudapari cisaga

sapudapari cisaga

sapudapari cisaga

sapudapari cisaga

sapudapari cisaga



sapudapari cisaga

sapudapari cisaga

Kamis, 01 November 2012

PENYERAHAN DARAH HASIL BHAKTI SOSIAL FMMC

Logo Forum Muda Mudi Cisaga FMMCPada tanggal 01 November 2012, darah hasil Bhakti Sosial Donor Darah Forum Muda Mudi Cisaga atau FMMC secara resmi diserah terimakan FMMC kepada PMI Kabupaten Ciamis melalui Berita Acara Serah Terima Nomor 240/17/FMMC/2012.

Penyerahan hasil Bhakti Sosial Donor Darah FMMC itu diserah terimakan dengan diketahui oleh Camat Cisaga, H. Suryatna, SH., MM. yang merupakan rekan FMMC dalam kegiatan Bhakti Sosial Donor Darah FMMC itu.
Dari kegiatan Bhakti Sosial Donor Darah Forum Muda Mudi Cisaga itu, FMMC menyerahkan darah dari berbagai golongan, diantaranya golongan darah A sebanyak 10 kantong darah, golongan darah B sebanyak 11 kantong darah, O sebanyak 17 kantong darah dan AB sebanyak 3 kantong darah.
FMMC, donor darah, cisaga, ciamis
Berita Acara Penyerahan Darah dari FMMC kepada PMI Kab. Ciamis

Rabu, 31 Oktober 2012

DONOR DARAH FMMC

Dalam memeriahkan Hari Sumpah Pemuda 28 Oktober, pada tanggal 29 Oktober 2012, Forum Muda Mudi Cisaga atau FMMC mengadakan Bhakti Sosial Donor Darah Forum Muda Mudi Cisaga. FMMC sebagai organisasi kepemudaan di daerah Cisaga Kabupaten Ciamis bekerjasama dengan unsur Muspika dan PMI Kabupaten Ciamis mengadakan acara Bhakti Sosial Donor Darah FMMC di sekretariat FMMC di Komplek Masjid Besar Kecamatan Cisaga.
forum muda mudi cisaga, FMMC
FMMC
Donor darah yang diselenggarakan di Cisaga atas kerjasama Forum Muda Mudi Cisaga atau FMMC dan berbagai unsur pemerintahan dan masyarakat berjalan lancar dan sukses walaupun sempat diwarnai sedikit insiden kesalah pahaman atara penyelenggara dalam hal ini Forum Muda Mudi Cisaga atau FMMC dengan tenaga profesional Palang Merah Indonesia atau PMI Kabupaten Ciamis.
Kegiatan Bhakti Sosial Donor Darah Forum Muda Mudi Cisaga itu diikuti berbagai lapisan masyarakat, dari mulai pejabat pemerintah, staf lembaga pemerintah, personil Polsek Cisaga dan Koramil Cisaga,lembaga swadaya masyarakat dan kepemudaan maupun masyarakat umum. Camat Cisaga selaku pucuk pimpinan pemerintahan di Kecamatan Cisaga turut mendonorkan darahnya, diikuti Kapolsek, Danramil, dan pendonor lainnya yang datang tidak hanya dari sekitar Cisaga tetapi juga dari desa-desa yang ada di Kecamatan Cisaga.
Pada kegiatan Donor Darah Forum Muda Mudi Cisaga atau FMMC tersebut FMMC berhasil menarik pendonor sebanyak 60 orang dan 3 orang tidak sempat mendonorkan darahnya.Sesuai standar pendonoran darah, hasil pemeriksaan sebelum mendonorkan darah diperiksa keadaan medis pendonor dan dari hasil tes medis 41 orang dinyatakan layak mendonorkan darahnya dan sebanyak 13 orang dinyatakan kurang memenuhi syarat untuk mendonorkan darah.
Dari kegiatan Bhakti Sosial Donor Darah Forum Muda Mudi Cisaga itu, PMI Kabupaten Ciamis berhasil mengumpulkan darah dari berbagai golongan, diantaranya golongan darah A sebanyak 10 kantong darah, golongan darah B sebanyak 11 kantong darah, O sebanyak 17 kantong darah dan AB sebanyak 3 kantong darah.
Keberhasilan kegiatan Donor Darah FMMC ini tidak lepas dari soliditas, solidaritas, valuabilitas dan kerja keras jajaran Forum Muda Mudi Cisaga yang menjadi wadah generasi muda di Cisaga Kabupaten Ciamis dalam berorganisasi dan berkomunikasi.

Jumat, 05 Oktober 2012

Bhakti Sosial Donor Darah Forum Muda Mudi Cisaga (FMMC)

Forum Muda-Mudi Cisaga atau FMMC kembali merencanakan kegiatan sosial berupa pendonoran darah. Kegiatan Bhakti Sosial Donor Darah FMMC bekerjasama dengan Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Ciamis. FMMC memberikan tema "Mensinergikan Potensi Dalam Mewujudkan Kepedulian Terhadap Sesama" dalam bhakti sosial yang rencananya akan dilaksanakan pada tanggal 29 Oktober 2012 yang bertepatan dengan hari Senin. Lokasi yang digunakan adalah sekretariat FMMC yang berada di komplek Masjid Agung Kecamatan Cisaga dan Gedung Dakwah Kecamatan Cisaga. Acaranya terbuka untuk umum dan berusaha menggalang aspirasi para pemuda khususnya, umumnya seluruh masyarakat.di Kecamatan Cisaga.
Pemberitahuan telah disebar ke berbagai desa di Kecamatan Cisaga agar masyarakat mengetahui dan memancing kesadaran sosial dari masyarakat.
Pamflet Donor Darah FMMC

Jumat, 05 Agustus 2011

Forum Muda-Mudi Cisaga (FMMC)

Pemuda ataupun Pemudi merupakan generasi yang diharapkan mampu membawa dan mengarahkan negeri di masa yang akan datang. Di pundak para muda-mudi itu kelak bangsa ini akan dipikul.
Dari sekian beban yang harus dipikul para muda-mudi di masa yang akan datang itu, sudah selayaknya dibentuk mental muda-mudi yang tahan banting dan bijaksana.
Penggemblengan muda-mudi di Cisaga, Ciamis dilakukan dengan berbagai pembentukan organisasi kepemudaan diantaranya Forum Muda-Mudi Cisaga atau disingkat FMMC.
Forum Muda-Mudi Cisaga (FMMC)
FMMC merupakan lembaga kepemudaan yang merangkul berbagai komponen pemuda dengan berbagai talenta. FMMC menggarap berbagai kegiatan yang melibatkan tidak hanya pemuda-pemudi yang ada di Cisaga, tetapi juga bersama-sama dengan para tokoh yang ada di Cisaga saling rangkul untuk memanfaatkan berbagai potensi kepemudaan yang ada di Cisaga, Ciamis.
Beberapa garapan Forum Muda-Mudi Cisaga (FMMC) diantaranya adalah pembentukan sanggar tari Santika Budaya yang memberikan kursus atau pelatihan menari kepada masyarakat yang berminat. Selain untuk melestarikan budaya seni tari juga menggali potensi pemuda yang ada di Cisaga khususnya, umunya siapa saja yang mempunyai minat pada seni tari.
Garapan lainnya dari Forum Muda-Mudi Cisaga (FMMC) adalah kegiatan situasional yang berkaitan dengan Bulan Ramadhan 1432 H. Forum Muda-Mudi Cisaga (FMMC) mengadakan acara ngabuburit yang diisi dengan berbagai kegiatan positif yang berhubungan dengan budaya dan syiar islam. Lomba Kaligrafi, lomba mewarnai, lomba qasidah (rebana), lomba tabuh bedug hingga yang bernuansa modern berupa pestifal band islami.
Forum Muda-Mudi Cisaga (FMMC) mengemas acara lomba islami itu pada kegiatan ngabuburit yang akan diadakan di lapang Kecamatan Cisaga sekitar tanggal 15 Agustus 2011 mendatang.
Program jangka panjang Forum Muda-Mudi Cisaga (FMMC) diantaranya adalah mempublikasikan potensi Cisaga secara umum melalui pembuatan film yang rencananya pengambilan gambar dilaksanakan di beberapa lokasi di wilayah Cisaga.

Forum Muda-Mudi Cisaga (FMMC) nantinya diharapkan dapat menjadi wadah pemuda-pemudi di Cisaga, Kabupaten Ciamis untuk dapat mengembangkan dirinya hingga menjadi insan mandiri dan mempunyai tanggung jawab yang mendalam kepada beban sosial kulturalnya. Semoga....

Selasa, 12 Juli 2011

PNPM di Desa Cisaga Kecamatan Cisaga Kabupaten Ciamis

PNPM di Desa Cisaga Kecamatan Cisaga Kabupaten Ciamis

Beberapa tahun terakhir pemerintah meluncurkan program "pinjaman lunak" yang ditujukan kepada masyarakat dan lingkungan untuk mendukung kelancaran pembangunan di tingkat dasar. PNPM (Program Nasional Pemberdayaan Masyarakat) Mandiri, itulah program tersebut. 
Menurut situsnya, PNPM Mandiri adalah program nasional dalam wujud kerangka kebijakan sebagai dasar dan acuan pelaksanaan program-program penanggulangan kemiskinan berbasis pemberdayaan masyarakat. Pemberdayaan masyarakat adalah upaya untuk menciptakan/meningkatkan kapasitas masyarakat, baik secara individu maupun berkelompok, dalam memecahkan berbagai persoalan terkait upaya peningkatan kualitas hidup, kemandirian dan kesejahteraannya.
Tujuan pelaksanaan PNPM Mandiri diantaranya adalah meningkatnya kesejahteraan dan kesempatan kerja masyarakat miskin secara mandiri. Lebih khusus lagi PNPM bertujuan untuk:
  • Meningkatnya partisipasi seluruh masyarakat, termasuk masyarakat miskin, kelompok perempuan, komunitas adat terpencil dan kelompok masyarakat lainnya yang rentan dan sering terpinggirkan ke dalam proses pengambilan keputusan dan pengelolaan pembangunan.
  • Meningkatnya kapasitas kelembagaan masyarakat yang mengakar, representatif dan akuntabel.
  • Meningkatnya kapasitas pemerintah dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat terutama masyarakat miskin melalui kebijakan, program dan penganggaran yang berpihak pada masyarakat miskin (pro-poor)
  • Meningkatnya sinergi masyarakat, pemerintah daerah, swasta, asosiasi, perguruan tinggi, lembaga swadaya masyarakat, organisasi masyarakat dan kelompok perduli lainnya untuk mengefektifkan upaya-upaya penanggulangan kemiskinan.
  • Meningkatnya keberadaan dan kemandirian masyarakat serta kapasitas pemerintah daerah dan kelompok perduli setempat dalam menanggulangi kemiskinan di wilayahnya.
  • Meningkatnya modal sosial masyarakat yang berkembang sesuai dengan potensi sosial dan budaya serta untuk melestarikan kearifan lokal.
  • Meningkatnya inovasi dan pemanfaatan teknologi tepat guna, informasi dan komunikasi dalam pemberdayaan masyarakat.
PNPM ditujukan kepada setiap lingkungan masyarakat untuk memperlancar pembangunan disegala bidang di lingkungan yang dimaksud. Lingkungan sasaran ...
terutama lingkungan dalam lingkup dasar pemerintahan seperti masyarakat di tingkat Dusun/Kampung ataupun Desa.
Desa Cisaga Kecamatan Cisaga Kabupaten Ciamis juga termasuk sasaran dari PNPM Mandiri, pada awalnya.
Pada tahun-tahun awal diterapkannya PNPM Mandiri di Desa Cisaga, Kecamatan Cisaga Kabupaten Ciamis memang ditujukan untuk peningkatan pemberdayaan masyarakat dengan harapan dalam perjalannya dapat berkesinambungan. Karena satu dan lain hal yang diduga karena keteledoran dan manipulasi, PNPM Mandiri di Desa Cisaga Kecamatan Cisaga Kabupaten Ciamis tidak berkesinambungan dan dari hasil audit yang dilakukan tim PNPM Mandiri, Petugas PNPM mandiri menarik kesimpulan bahwa masyarakat Desa Cisaga dianggap tidak mampu mengelola bantuan dari PNPM Mandiri tersebut dan mendapatkan "raport merah".
Hal itu disebabkan karena beberapa faktor yang cukup dominan, diantaranya Pihak pemerintahan setempat yang kurang sosialisasi kepada masyarakat berkaitan dengan PNPM Mandiri, Pihak tertentu menjadikan PNPM Mandiri sebagai komoditas proyek untuk memperoleh keuntungan pribadi, Campur tangan "Pihak Desa" yang diduga terlelu dominan dalam pengambilan kebijakan berkaitan dengan PNPM Mandiri yang sedianya "Pihak Desa" ini hanya menjadi fasilitator penyedia sarana dan prasarana PNPM Mandiri itu, hingga menjadikan petugas PNPM Mandiri di Desa Cisaga kurang bisa melaksanakan program sesuai dengan fungsinya yaitu sebagai pengawas dalam pelaksanaan dan pemanfaatan PNPM Mandiri.
Setidaknya itulah temuan penulis dalam melihat PNPM Mandiri di Desa Cisaga Kecamatan Cisaga kabupaten Ciamis berdasarkan apa yang dikemukakan berbagai kalangan terutama masyarakat di Desa Cisaga.

Minggu, 03 Juli 2011

PERSIAPAN PEMILU 2014 INDONESIA

Beberapa hari kebelakang seseorang yang mengaku dari sebuah "bakal" partai datang bersilaturahmi. Ia bertutur layaknya seorang aktifis politik yang telah cukup fasih dalam berorasi. Di ujung pembicaraan ia menyampaikan maksud bahwa kebutuhan "bargainning" sesama kader muda sangat diperlukan untuk dapat memajukan Indonesia yang masih dan selalu terpuruk.
Ia menyatakan bahwa dari 37 provinsi dibawah naungan merah-putih (Indonesia), hampir 22 daerah telah mempunyai Dewan Pimpinan Cabang dan hampir semua kecamatan yang ada di Kabupaten Ciamis telah mempunyai Pimpinan Anak Cabang (PAC).

Sri Mulyani Indrawati
Partai ini mengusung nama seorang mantan mentri cerdas dan cantik yang dihormati berbagai lembaga keuangan dunia. Sri Mulyani Indrawati, itulah orang cerdas yang dibuang "Indonesia" (DPR) dan akhirnya menjadi pejabat di lembaga keuangan internasional. Partai yang disodorkan bernama SRI (sama dengan nama sang mantan mentri terbuang), singkatan dari Serikat Rakyat Independen (maaf kalo salah). Ia mengajak untuk bergabung dengan membentuk PAC di Kecamatan Cisaga Kabupaten Ciamis, sekaligus mengurus berbagai birokrasi dan administrasinya.


Hati dan pikiran berputar dan menimbang berbagai perkataan sang kader yang menawarkan kepemimpinan di Anak Cabang ini. Sempat terlintas untuk menandatangani pernyataan kesetiaan, tapi akhirnya urung dilakukan, dengan alasan yang sedikit melankolis.

Senin, 28 Maret 2011

Ciamis Suka-Suka: SEKOLAH DASAR NEGERI TERAKREDITASI A DI CISAGA CIAMIS

Ciamis Suka-Suka: SEKOLAH DASAR NEGERI TERAKREDITASI A DI CISAGA CIAMIS

Ternyata dari sekian banyak SD di lingkungan UPTD Pendidikan Kec. Cisaga Kab. Ciamis hanya 3 (tiga) sekolah dasar (SD) negeri yang Terakreditasi A. Sekolah dasar negeri (SDN) di lingkungan UPTD Pendidikan yang Terakreditasi A adalah SD Negeri 1 Mekarmukti, SD Negeri 1 Wangunjaya, SD Negeri 1 Girimukti. Hal ini berdasarkan situs Badan Akreditasi Nasional.
Sekolah Dasar (SD) negeri yang mempunyai Akreditasi A merupakan hasil penilaian tim akreditasi (aksessor) yang dibentuk Pemerintah Kabupaten Ciamis dengan cara menyilangkan anggota tim keluar dari wilayahnya.
Nilai Akreditasi yang dipersyaratkan agar mempunyai Akreditasi A adalah yang mempunyai nilai total 80-100 point menurut standar akreditasi Pemerintah kabupaten Ciamis. Point-point tersebut merupakan akumulasi dari berbagai aspek menyangkut sekolah bersangkutan seperti administrasi, sarana-prasarana sekolah, prestasi sekolah dan lain-lainnya.
Nilai Akreditasi A dicapai jika point-point yang dinilai memenuhi syarat objektif tim aksessor yang melakukan penilaian pada saat sekolah yang bersangkutan dinilai. Hal ini menunjukan kesiapan pengajaran, pembelajaran dan kesiapan sarana maupun prasarana yang mendukung pengajaran di sekolah yang bersangkutan, tidak terkecuali seperti penghapus papan tulis ataupun toilet siswa atau guru.
Dari sekian bayak SD negeri yang ada di pusat Kecamatan Cisaga (Desa Cisaga, Desa Mekarmukti), hanya satu SD yang menjadi SD negeri terakreditasi A yaitu SD Negeri 1 Mekarmukti dengan total nilai 86.

Senin, 31 Januari 2011

Kepala Desa Girimukti Kecamatan Cisaga Masuk RSUD Kota Banjar

Kepala Desa Girimukti Kecamatan Cisaga Masuk RSUD Kota Banjar

31 Januari 2011 Kepal Desa Girimukti Kecamatan Cisaga, Ciamis yang merangkap sebagai pengusaha kayu Atika Jaya, dirawat di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kota Banjar. Petugas dari Kepolisian Sektor (Polsek) Cisaga Resort Ciamis membawa Kepala Desa Girimukti Kecamatan Cisaga itu ke rumah sakit setelah yang bersangkutan mengalami muntah darah.
Belum diketahui secara pasti apa yang menjadi sebab sakitnya Kepala Desa Girimukti, Bapak Tarsum Gandasaputra tersebut.
dari konfirmasi yang didapat admin, pihak keluarga membenarkan kejadian tersebut, terutama berkenaan sakitnya Kepala Desa Girimukti Kecamatan Cisaga tersebut.

Jumat, 01 Oktober 2010

Penangkapan Pelaku Kejahatan di Cisagakota Kecamatan Cisaga

Penangkapan Pelaku Kejahatan di Cisagakota Kecamatan Cisaga

Beberapa hari kebelakang di Cisaga, Ciamis terjadi suatu kejadian yang bisa dibilang sangat langka terjadi. Aparat Keamanan dari beberapa Polres memberikan perhatian lebih pada Cisaga, Ciamis.
Salah seorang DPO (Daftar Pencarian Orang) Polresta Tasikmalaya "memperhatikan" gerak-gerik seorang warga baru di Cisagakota Kecamatan Cisaga. Dia adalah DPO dalam kasus Pencurian dengan Pemberatan yang merupakan otak pelaku kasus perampokan bersenjata di wilayah hukum Polresta Tasikmalaya.
Intel Polresta Tasikmalaya telah turun ke wilayah Cisagakota Kecamatan Cisaga sebelum hari raya Idul Fitri 1431 H kemarin karena mensinyalir bahwa DPO ini bersembunyi di wilayah Cisaga, selain Kecamatan Rajadesa.
Menurut beberapa keterangan DPO ini telah beraksi di beberapa kota di Jawa Barat, mulai dari Bandung, Garut dan Tasikmalaya. Komplotan DPO ini berasal dari beberapa kota di Jawa Barat terutama Bandung. Dari hasil pengembangan akhirnya salah seorang komplotan berhasil ditangkap dan otak dari operasi kejahatannya diketahui berdomisili di Cisagakota Kecamatan Cisaga.

Setelah beberapa hari pihak intelejen Polresta Tasikmalaya melakukan pegintaian didapat informasi pergerakan otak kejahatan ini antara Tasikmalaya, Ciamis, Cisaga, dan Rajadesa hingga pada beberapa hari setelah Idul Fitri 1431 H DPO ini dapat ditangkap sekitar hari Kamis - Minggu (23 - 25 September 2010) di wilayah Ciamis. Penangkapan dilakukan Tim Buru Sergap (Buser) dari Polresta Tasikmalaya dan tersangka dihadiahi sebutir timah panas di kakinya karena berusaha kabur.

Dari pengembangan yang dilakukan Polresta Tasikmalaya didapat informasi bahwa tersangka juga merupakan seorang yang memberikan informasi kepada komplotan perampok yang beraksi di TB. Puspita, Cisagakota tentang situasi dan kondisi target rampokan. Aksi kejahatan yang dilakukan di Cisagakota ini dilakukan oleh kelompok yang berbeda dengan kejahatan yang dilakukan di Tasikmalaya.

Selasa, 15 Juni 2010

368 TAUN TATAR GALUH CIAMIS DINA PUISI : Katresna Ti Urang Lembur

368 TAUN TATAR GALUH CIAMIS DINA PUISI : Katresna Ti Urang Lembur

WASTA DALEM CIAMIS DINA PUISI
Sanggian AIP SARIPUDIN

Eunteung salira
Na lalakon nu tos kasorang
Galuh Ciamis na galuh salira bakal nanjung
Kukuh tur pengkuh kana jangji
Obahna sarakan Galuh ti waktu ka waktu
Nyaangan tatar Sunda

Karéta bener amanat Wastukancana
Obor pikeun lumampah sabilulungan sajajaran
Moal unggut kalinduan, moal gedag kaanginan
Ajeg panceg keur nanjeurkeun Karatuan Galuh Ciamis
Rempug jukung silih asah silih asih silih asuh
Alloh nu murbéng alam, muga nyarengan léngkah salira


Padépokan Apun Pager Gunung
1 Juli 2010
diterbitkan dalam surat kabar lokal
PUISI SUNDA : Dulur

PUISI SUNDA : Dulur

DULUR
Karya AIP SARIPUDIN


Dulur ...
Pangjagakeun taneuh warisan luluhur
Tina pangrobea jeung tarekahna durujana
Geuingkeun turunan urang seuweu siwi ki sunda nu masih morongkol

     Diharudum simbut teu purun
     Sunda padungdung tarung
     Ngayonan sagala kasarakahan

Tumpas saha-saha nu dileka, codeka sing aya tapakna
Lamun sunda geus balik ka asalna
Iuh-iuh tangkal tanjung ngiricikna cai walungan
Sarta hejo lembok geus walatra kasasaban sasana kréta
Kaula mo hariwang mun mulang ka kalanggengan


Karangkamulyan, 02 Juni 2010

Kamis, 10 September 2009

REPUBLIK CINTA: "Kirim demo CD"

REPUBLIK CINTA: "Kirim demo CD"

Situs rakyatrepublikcinta.com mencantumkan "Kirim demo CD" pada halaman utamanya, di kanan atas....
Apa tujuan sesungguhnya dari link pada situs yang dikomandoi oleh Ahmad Dani (rakyatrepublikcinta.com) tersebut?
Apakah bermaksud mencari bibit-bibit musisi untuk mereka orbitkan?
ataukah
Bermaksud "mendapatkan" demo CD dari band-band lain untuk direproduksi kembali?

Link yang tersedia tidak memberi keterangan gamblang dan jelas tentangnya.

Sangat baik jika mereka bermaksud merangkul dan memberi kesempatan kepada pengirim demo CD untuk lebih berkembang, tetapi akan sangat disayangkan jika terjadi hal yang sebaliknya, memanfaatkan musisi-musisi yang belum mendapat kesempatan untuk berkembang.

Di Cisaga, Ciamis (kecamtan antara Ciamis dan Banjar) cukup banyak memiliki grup band anak muda. Mereka cukup berbakat, tetapi perkembangannya tidak seperti grup band yang telah mapan. Mereka hanya mampu mengikuti kompetisi-kompetisi band yang diselenggarakan disekitar Ciamis, Banjar, Tasikmalaya, Kabupaten Cilacap atau Purwokerto, Jawa Tengah.
Alangkah baiknya jika band-band dari Ciamis, Banjar, Tasikmalaya, Jawa Barat itu mampu menembus dapurnya rakyatrepublikcinta.com

Rabu, 06 Mei 2009

Anggur Ginseng Resmi Menurut Pemerintah?

Anggur Ginseng Resmi Menurut Pemerintah?

...Berdasarkan ketentuan dalam butir 2 dan 3 serta memperhatikan isi surat Saudara pada butir 1, dengan ini diberikan penegasan bahwa :
  1. Minuman anggur ginseng cap "Rajawali" yang dikemas dalam botol dengan isi nett 620ml, dengan kandungan alkohol 15% termasuk barang minuman ragian lainnya selain bir, vermout, dan anggur dari buah anggur segar.
  2. Minuman anggur ginseng tersebut tidak termasuk sebagai olahan campuran mengandung alkohol dari suatu jenis yang digunakan untuk pembuatan minuman, karena produk tersebut merupakan minuman yang siap untuk dikonsumsi dan bukan bahan baku pembuatan minuman beralkohol lainnya.
  3. Oleh karena itu atas penyerahan minuman anggur ginseng cap "Rajawali" tersebut di atas mulai tanggal 1 Januari 2001 terutang PPn BM dengan tarif sebesar 40% dan Saudara wajib memungut, menyetor, dan melaporkan PPn BM yang terutang atas penyerahan tersebut.

Demikian untuk dimaklumi.


A.n. Direktur Jenderal,
Direktur Pajak Pertambahan Nilai
Dan Pajak Tidak Langsung Lainnya

Tembusan :
1. Direktur Jenderal Pajak
2. Direktur Peraturan Perpajakan
3. Kepala Kanwil V Jakarta Raya II
4. Kepala KPP Jakarta Cengkareng


Di atas adalah petikan keputusan dari Direktorat Pajak Republik Indonesia yang menyatakan bahwa Anggur Ginseng berhak membayar pajak kepada pemerintah.
Setelah apa yang terjadi di beberapa tempat dan terakhir di Kota Banjar - Jawa Barat, jatuhnya korban jiwa akibat penyalahgunaan minuman beralkohol, khususnya Anggur Ginseng, masih layakkah pemerintah tetap menggunakan keputusan itu?
Keputusan itu menyatakan bahwa produsen Anggur Ginseng mempunyai izin lengkap dan diakui pemerintah.
Pemerintah lokal sendiri (Cisaga, Banjar, Ciamis, red) tampaknya kurang tanggap atau mungkin terlalu sibuk mengurus hal-hal lain (?) yang lebih "real"listik (berorientasi real?).

Jatuhnya korban jiwa (terakhir diketahui 7 orang) mungkin akan menjadi shock theraphy bagi semua lapisan masyarakt, bukan hanya aparat...bahwasannya perlunya kontrol yang sangat ketat untuk bahan-bahan konsumsi publik yang dianggap dapat merusak dan membahayakan masyarkat secara umum.
Satu hal yang perlu jadi sorotan... perlukah para pejabat yang berkompeten menukar jabatannya dengan nilai finansial (normatif?) agar mau meloloskan setiap surat ajuan izin, termasuk bagi praktek-praktek yang akan merusak masyarakat...???? Walaupun tidak dipungkiri... ekspor minuman keras bisa menembus angka US$ 3 juta untuk devisa negara.