Jumat, 15 Juli 2011

Capaian Kinerja Pemerintah Kota Banjar 2009-2010

Logo Kota Banjar

Kota Banjar adalah Kota yang masih relatif muda jika dibandingkan dengan Kabupaten/Kota yang lain di Provinsi Jawa Barat. Namun, Pemerintah Kota Banjar telah berusaha melaksanakan serangkaian terobosan kegiatan pembangunan, dalam upaya meningkatkan derajat kesejahteraan masyarakatnya .
Upaya-upaya tersebut mulai terwujud. Hal ini dapat dilihat dari ketersediaan sarana prasarana Pemerintahan dan sarana pelayanan masyarakat lainnya.
Prasarana pemerintahan, transportasi, sumberdaya air, penerangan, pendidikan, kesehatan dan ekonomi kerakyatan untuk meningkatkan daya beli masyarakat, merupakan tonggak dasar pembangunan yang terus dilaksanakan secara bertahap dan berkesinambungan oleh Pemerintah Kota Banjar.
Infrastruktur transportasi hampir secara keseluruhan telah tersentuh, mulai jalan propinsi, perkotaan, perdesaan bahkan hingga tembus ke wilayah dusun.
Selain mulusnya jalan, beberapa jembatan penghubung yang telah dibangun, seperti jembatan Lengensari, membuka akses hubungan budaya, sosial dan perekonimian dengan wilayah Jawa Tengah.
Kota Banjar menerapkan beberapa indikator yang dijadikan tolok ukur pelaksanaan pembangunan. Secara keseluruhan komponen tersebut bermuara pada pembangunan manusia yang ditunjukan dengan Indeks Pembangunan Manusia (IPM).
Model pembangunan yang digunakan bertujuan untuk memperluas peluang agar penduduk hidup layak. Tujuan tersebut akan dapat tercapai jika setiap orang memperoleh peluang yang seluas-luasnya untuk hidup sehat dan panjang umur, pendidikan dan ketrampilan serta mempunyai pendapatan yang diperlukan hidup.
Untuk mewujudkanya Pemerintah Kota Banjar telah menempuh langkah-langkah program pembangunan, diantaranya sebagai berikut :
  1. Pembangunan prasarana pemerintahan. Tujuannya untuk meningkatkan pelayanan kepada masyarakat. Hasil yang telah dicapai dalam kurun waktu 3 (tiga) tahun, diantaranya sarana gedung perkantoran. Antara lain: Pendopo Gedung Negara, Kantor Walikota Banjar, Sekretariat Daerah, OPD dan Membantu memfasilitasi pembangunan Kantor Instansi Vertikal seperti Kejaksasaan Negeri, Polisi Resort Kota, Lembaga Pemasyarakatan Kota, Gedung Samsat, Dandenpom, BPS dan Kantor Departemen Agama Kota Banjar.
  2. Untuk meningkatkan aksesibilitas masyarakat telah dibangun sarana prasarana jalan dan jembatan antara lain peningkatan badan jalan dengan pola hot mix sampai ke desa-desa, pembangunan jembatan yang menghubungkan poros jalan perbatasan Jabar-Jateng (Langensari Kota Banjar - Dayeuh luhur Kabupaten Cilacap). Pembangunan Jembatan Binangun yang menghubungkan wilayah perbatasan selatan Kota Banjar - Kabupaten Ciamis. Membuka jalur-jalur transportasi dari dan ke Kota Banjar untuk memudahkan dan melancarkan perekonomian masyarakat. Ini adalah merupakan investasi jangka panjang dalam rangka meningkatkan kesejahteraan masyarakat Kota Banjar.
  3. Selain bidang ekonomi bidang pendidikan merupakan prioritas utama di Kota Banjar, investasi dibidang ini meliputi: Pembebasan Biaya Pendidikan mulai Tingkat Usia Dini, Sekolah Dasar dan Menengah. Bagi siswa dan mahasiswa yang berprestasi dibiayai sepenuhnya oleh Pemerintah Kota Banjar.
  4. Untuk meningkatkan derajat kesehatan masyarakat, Pemerintah Kota Banjar telah melakukan terobosan dengan membebaskan biaya pengobatan bagi masyarakat di seluruh Pusat Kesehatan Masyarakat di Kota Banjar dan membebaskan biaya pengobatan di Rumah Sakit Umum Daerah Kota Banjar bagi masyarakat yang tidak mampu.
  5. Dalam Bidang Usaha Kecil dan Menengah Pemerintah Kota Banjar telah melakukan berbagai terobosan dalam upaya mendangkrak semangat kewirausahaan masyarakat, antara lain: bantuan stimufan modal usaha baik bagi kelompok Usaha Kecil dan Menengah maupun individu yang dianggap memiliki potensi dan layak untuk dikembangkan. Seperti pengrajin makanan olahan, ukiran, meubeulair, pedagang warungan, jasa mekanik dan sejenisnya.
  6. Di Bidang Perdagangan, jenis produk kebutuhan masyarakat tingkat menengah ke bawah menjadi sorotan utama Pemerintahan Kota Banjar. Meliputi kebutuhan rumah tangga, termasuk pakaian jadi. Produksi masyarakat ini bukan hanya dipasarkan di Kota Banjar saja, melainkan dipasarkan pula ke luar Kota Banjar. Beberapa diantaranya seperti ukiran dan miniatur alat musik, bahkan diekspor ke luar negeri.
  7. Sebagai implementasi kesiapan Kota Banjar untuk melakukan pengenalan produk dan pemasaran hasil poduksi masyarakat, Pemerintah Kota Banjar membuka galeri (lapak, tempat pemasaran) di beberapa Kota Besar. Diantaranya di Pasar Caringin Bandung dan Cipulir Jakarta Selatan.
  8. Obsesi Kota Banjar sebagai pemasok kebutuhan daging Jawa Barat, secara bertahap mulai dilakukan. Yaitu dengan memperbanyak kelompok tani dalam pembesaran ternak, baik sapi maupun kambing.
  9. Di bidang pariwisata, Pemerintahan Kota Banjar mengoptimalkan Sumber Daya alam yang ada. Diantaranya menata beberapa objek Wana Wisata. Diantaranya Situ Mustika, Gunung Babakan dan Rawa Onom. Kerjasama dengan pihak Perum Perhutani dan PJKA menghasilkan beberapa lahan rekreasi seperti Tempat Peristirahatan Kawasan Parungsari. Wisata alur Sungai Citanduy dalam tempo yang tidak terlalu lama akan segera terwujud. Sedangkan "Water Park" di kawasan Parung Lesang telah beroperasi sejak Januari 2010. Arena wisata ini bukan hanya objek wisata air saja, melainkan dilengkapi dengan sarana penunjang lainnya. Pada akhirnya arena ini bukan saja menjadi tujuan wisata, akan tetapi sekaligus akan menjadi alternatif persinggahan bagi mereka yang bertujuan wisata ke Pangandaran maupun ke Jawa Tengah.

Hal-hal yang disebutkan di atas, baru sebagian yang bisa dipaparkan. Pembangunan Kota Banjar sedang berjalan dan akan terus berjalan, untuk mencapai tujuan “Dengan Iman dan Takwa Kita Wujudkan Banjar Menuju Kota Agropolitan Termaju di Priangan Timur Jawa Barat".

Rabu, 03 November 2010

ST 12 di Kota Banjar

ST 12 di Kota Banjar

ST 12, Band yang lagi ngetop tampil di Kota Banjar, Jawa Barat pada hari Selasa 03 Nopember 2010. ST 12 melakukan show yang diselenggarakan bekerjasama dengan PT. Djarum - Kudus lewat produknya Djarum Super.
Konser ST 12 di Kota Banjar ini cukup menyita perhatian masyarakat terutama dari kalangan kawula muda.
Lagu-lagu andalan yang pernah menempati 10 besar lagu terbaik di jagat musik Indonesia (Top Ten) turut memeriahkan konser ST 12 ini. Animo pengunjung yang di-ticket sebesar Rp. 10.000,- itu sangat besar apalagi ditambah dengan pemberian produk Djarum Super sebagai door prize.

Rabu, 22 September 2010

Kelembagaan Pesantren di Ciamis, Banjar dan Tasikmalaya

Kelembagaan Pesantren di Ciamis, Banjar dan Tasikmalaya

Kelembagaan Pesantren di Kabupaten Ciamis
Berdasarkan data resmi tahun 2010 dari Kantor Kementerian Agama melalui Seksi Madrasah dan Pendidikan Agama (Mapenda) Kabupaten Ciamis, pondok pesantren yang teregristrasi atau yang memiliki Nomor Seri Pondok Pesantren (NSPP) tercatat sebanyak 671 buah, namun sebenarnya masih banyak pesantren yang belum tercatat terutama pesantren-pesantren yang hanya memiliki sedikit santri atau memiliki banyak santri tetapi merupakan Santri Kalong (santri yang tidak mukim) yang beraktifitas rutin pada sore atau malam hari saja.
Hasil penelusuran terhadap pesantren-pesantren beserta para tokoh ulama sebagai pengasuhnya, menunjukkan bahwa secara umum pesantren-pesantren yang ada di Kabupaten Ciamis memiliki
beberapa kategori berdasarkan kelompok induk (urat) yang kemudian menurunkan atau melanjutkan tradisi pesantren induknya masing-masing, yakni:
  1. Kelompok Pesantren Salafiyah “Miftahul Huda"; Kelompok pesantren ini memiliki induk pesantren Salafiyah “Miftahul Huda” di bawah pimpinan K.H. Khoer Affandi (Alm), yang berlokasi di wilayah Kecamatan Manonjaya Kabupaten Tasikmalaya.
  2. Kelompok Pesantren Salafiyah “Tasawufbiye” dan “Minhajul Karomah”; Kelompok pesantren kategori ini memiliki induk pesantren Salafiyah “Tasawufbiye” di bawah pimpinan Mama Udin (Alm), yang berlokasi di Dusun Maniis Kecamatan Manonjaya Kabupaten Tasikmalaya dan Pondok Pesantren Salafiyah “Minhajul Karomah” di bawah pimpinan K.H. Uun yang berlokasi di Dusun Cibeunteur Balokang Banjar.
  3. Kelompok Pesantren Salafiyah “Al Qur’an"; Kelompok pesantren ini memiliki induk pesantren Salafiyah “Al Qur’an” di bawah pimpinan kolektif para putera Almarhum K.H. Mochammad Sirodj (Babah), yang berlokasi di Jl. Raya Banjar-Ciamis Km 03, Cijantung Kecamatan Cijeungjing Ciamis Tengah
  4. Kelompok Pesantren Tarekat Qodiriyah Naqsyabandiyah “Suryalaya”; Kelompok Pesantren Tarekat Qodiriyah Naqsyabandiyah di Kabupaten Ciamis salah satunya memiliki induk pesantren “Suryalaya” Yayasan “Serba Bhakti”, di bawah pimpinan K.H. Syekh Ahmad Shohibul Waffa Arifin atau Abah Anom, yang berlokasi di Desa Pagerageung Kabupaten Tasikmalaya,
  5. Majelis Ta’lim Tarekat Naqsabandiyah Qodiriyah; Kelompok Majelis Ta’lim Tarekat Naqsabandiyah Qodiriyah lainnya di Kabupaten Ciamis adalah asuhan Mama KH. Sobrowi (alm) dari Dusun Randegan Desa Karangpanimbal Kecamatan Purwaharja Pemerintahan Kota Banjar, yang kemudian diteruskan oleh puteranya, Ajengan Sunhaji yang berlokasi di Desa Sukajadi Kecamatan Banjarsari, Ciamis Selatan. Kelompok tarekat ini tidak memfokuskan pada pendirian lembaga-lembaga pesantren, namun hanya sebatas majelis ta’lim harian, mingguan (khataman), dan bulanan (manakiban).
  6. Kelompok Pesantren Kholafiyah “Darussalam Al Fadilliyah”; Kelompok pesantren ini menginduk pada pesantren “Darussalam Al Fadilliyah” di bawah pimpinan K.H. Irfan Hilmy (Alm) yang diteruskan oleh DR. K.H. Acep Fadilyani, yang berlokasi di Dewasari Pamalayan Kecamatan Cijeungjing, Ciamis Tengah. Pesantren ini merupakan pesantren modern pertama di Kabupaten Ciamis yang merintis pesantren terpadu dengan menggabungkan pendidikan informal dan pendidikan formal, yang pada gilirannya mampu menurunkan pesantren-pesantren lainnya yang didirikan oleh para alumni
H. Yat Rospia Brata, Drs., M.Si. (Dekan FKIP Universitas Galuh Ciamis)

Sabtu, 28 Agustus 2010

Logo-Logo di Ciamis dan Banjar



Berikut adalah sedikit logo instansi, lembaga, sekolah ataupun universitas di Kabupaten Ciamis dan Kota Banjar.
Logo Ciamis Hitam Putih Logo Ciamis Hitam Putih Logo Ciamis Berwarna

Logo SMA Negeri 2 Ciamis Logo Pemerintah Kota (Pemkot) Banjar Logo SMK Negeri 2 Banjar
Logo SMA Negeri 1 Cisaga Logo SMP Negeri 1 Cisaga MTs Al Iqna Cisaga

Logo FISIP (Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Galuh (Unigal) Ciamis Logo Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Galuh (Unigal) Ciamis Fakultas Hukum (FH) Universitas Galuh (Unigal) Ciamis


Logo SMA Bina Putera BanjarLogo Sekolah Tinggi Ilmu Agama Islam (STAI) Putera Galuh CiamisLogo Sekolah Tinggi Agama Islam Miftahul Huda Al Azhar (STAIMA) Citangkolo Banjar

Logo SMK Bina Putera Banjar Logo SMKN 1 Ciamis Logo Universitas Siliwangi Tasikmalaya

Logo-logo lainnya di Kabupaten Ciamis dan Kota Banjar akan di update berdasarkan permintaan pembaca.

Selasa, 30 Maret 2010

Tunjangan Fungsional Guru

Tunjangan Fungsional Guru

Tunjangan Fungsional Guru : Tidak Ada Yang Memperjuangkan
LPMP Jakarta hampir tiap bulan menyalurkan tunjangan fungsional untuk para pendidik di negeri ini. Hampir tiap bulan pula Pemda Tingkat II (Kabupaten) mendapat tambahan debit di rekening yang digunakan untuk "menampung sementara" tunjangan itu.
Bisa dibayangkan jika satu kabupaten mempunyai 2000 orang pendidik, dan masing-masing pendidik mendapat Rp. 250.000,-. Dalam satu bulan saja "rekening penampungan sementara" itu akan diberi bunga oleh bank sebesar 0,5% dari nilai tabungan. Jadi dalam satu tahun "rekening penampungan sementara" itu akan mendapat sekian ratus M (juta, red.).
Kemana bunga bank dari "rekening penampungan sementara" itu larinya?

Di Ciamis - Banjar, tampaknya hal itu tidaklah menjadi perhatian yang serius. Apakah para pendidik itu sudah begitu makmurnya hingga tidak berani mempertanyakan tunjangan mereka? Tidak seluruhnya makmur, tetapi akan merembet kepada pertanyaan kedua.
Kenapa seolah-olah tidak ada yang peduli? Sebab yang berhak menanyakan hal itu merasa segan, takut, atau kebagian jatah agar mereka tidak menanyakannya.
Lalu untuk apa dinas pendidikan didirikan di tiap kabupaten, dan bahkan hingga unit-unitnya tersebar di tiap kecamatan? Dinas pendidikan tidak mendapat jatah tunjangan fungsional guru, jadi untuk apa memperjuangkannya... toh yang enak guru doang, orang struktural-mah tidak bakalan dapat apapun sebab mereka orang struktural...bukan guru, paling "bekas" guru.
Nah...lho...

Jadi benar pendapat orang Padang dan Aceh atau Lampung... bahwa di Priangan ini tampaknya orang-orangnya ramah, adem (cool), dan tidak pedulian...tapi...
Orang Priangan ini minta disulut... baru mereka akan melesat segila-gilanya... (tragedi Tasikmalaya, 1998-1999).

Jadi Fungsional Guru?
Siapa peduli, toh gurunya sendiri tidak peduli...

Untuk itu...
adalah merupakan keharusan tiap guru untuk mempunyai rekening bank sendiri, terutama untuk tahun 2010 kedepan, karena menurut beritanya tunjangan fungsional guru ini akan disalurkan langsung ke tiap guru melalui rekening bank mereka. Jadi tidak ada yang bisa berbuat dosa (dengan melipat/memotong tunjangan fungsional yang katanya Rp. 450.000,- per bulan itu).

Selasa, 13 Oktober 2009

BUDAYA SUNDA DI CISAGA

BUDAYA SUNDA DI CISAGA : Ketertarikan Bangsa Lain Akan Budaya Asli Indonesia

08 Oktober 2009, di Cisaga, tepatnya di Cisagakota persis di seberang Mesjid Agung Cisaga, berlangsung sebuah pesta pernikahan antara dua mempelai yang semuaya berasal dari Desa Cisaga. Setting menggunakan setting Budaya Sunda. Upacara adat, termasuk pakaian pengantin adat sunda dikenakan kedua mempelai beserta para kerabat dan panitia. Pernikahan berlangsung lancar dan sukses dimana akad dilakukan langsung di Mesjid Agung Cisaga yang terhalang Jalan Raya Ciamis - Banjar dari tempat belangsungnya pesta pernikahan. Gelaran Electone disajikan untuk menambah semarak pesta pernikahan tersebut.
Menjelang sore, Jalan Raya Ciamis - Banjar masih cukup padat dilalui berbagai kendaraan, termasuk sebuah rombongan tour wisata yang melintas dari arah Ciamis menuju Banjar. Kendaraan yang digunakan jenis bis yang berhenti di Pertigaan Cisaga (Jalan pertigaan Ciamis - Banjar dan Rancah). Rombongan turun dari bis dan berlajan menyusuri jalan Ciamis - Banjar, melewati Kantor Desa Cisaga yang berseberangan dengan desa Alun-alun Kecamatan Cisaga, dan kembali ke depan Mesjid Agung Cisaga tepatnya ke tempat resepsi pernikahan berlangsung.

Beberapa petugas/panitia menjadi sedikit kikuk ketika anggota tour tersebut mengunjungi pesta mereka. Tidak disangka pengantin dikunjungi orang asing di pesta pernikahannya. Kerabat atau rekan?



Dalam beberapa percakapan yang sedikit dimengerti dan saling nyambung, anggota tour tersebut meminta berfoto bersama pengantin yang masih mengunakan pakaian adat sunda. Pengantin dan panitia menyetujui dan mereka asik berphoto bersama beberapa tourist tersebut.


Tidakkah ini merupakan suatu pelajaran, bahwasannya budaya asli suatu daerah atau suku tertentu merupakan suatu daya tarik yang tidak bisa disangkal, disamping keadaan alam ataupun kekhasan dari lain suatu daerah. Adat yang sudah banyak ditinggalkan dengan berbagai alasan, ternyata menarik minat sebagian orang yang memang tidak pernah atau belum pernah menyaksikannya.

Sebagai orang yang "mempunyai adat", kita ternyata mulai meninggalkannya dan menggantinya dengan adat orang lain dan sebaliknya, hingga Malaysia-pun mengklaim dengan seenaknya beberapa budaya atau adat asli Indonesia, toh ternyata orang Indonesia sendiri sudah kurang mempedulikannya.

Sebaiknya kita melakukan flashback, "pantaskah"? Tidak mustahil dimasa yang akan datang, dimana orang Indonesia tidak menggunakan lagi adatnya, Malaysia, India bahkan Amerika Serikat sekalipun dapat mengklaim adat Indonesia. Mungkinkah?

Orang Indonesia umumnya, "Urang Cisaga" khususnya, seharusnya dapat mengenali, melestarikan dan mengunakan adat aslinya dengan baik, tanpa harus takut tertinggal oleh bangsa lain dalam hal kemampuannnya.

Kamis, 10 September 2009

REPUBLIK CINTA: "Kirim demo CD"

REPUBLIK CINTA: "Kirim demo CD"

Situs rakyatrepublikcinta.com mencantumkan "Kirim demo CD" pada halaman utamanya, di kanan atas....
Apa tujuan sesungguhnya dari link pada situs yang dikomandoi oleh Ahmad Dani (rakyatrepublikcinta.com) tersebut?
Apakah bermaksud mencari bibit-bibit musisi untuk mereka orbitkan?
ataukah
Bermaksud "mendapatkan" demo CD dari band-band lain untuk direproduksi kembali?

Link yang tersedia tidak memberi keterangan gamblang dan jelas tentangnya.

Sangat baik jika mereka bermaksud merangkul dan memberi kesempatan kepada pengirim demo CD untuk lebih berkembang, tetapi akan sangat disayangkan jika terjadi hal yang sebaliknya, memanfaatkan musisi-musisi yang belum mendapat kesempatan untuk berkembang.

Di Cisaga, Ciamis (kecamtan antara Ciamis dan Banjar) cukup banyak memiliki grup band anak muda. Mereka cukup berbakat, tetapi perkembangannya tidak seperti grup band yang telah mapan. Mereka hanya mampu mengikuti kompetisi-kompetisi band yang diselenggarakan disekitar Ciamis, Banjar, Tasikmalaya, Kabupaten Cilacap atau Purwokerto, Jawa Tengah.
Alangkah baiknya jika band-band dari Ciamis, Banjar, Tasikmalaya, Jawa Barat itu mampu menembus dapurnya rakyatrepublikcinta.com

Sabtu, 29 Agustus 2009

TEXAS HOLDEM POKER: GAME ONLINE

TEXAS HOLDEM POKER: GAME ONLINE

Texas Hold 'em Poker: Game Online dari Zynga.com

Texas Hold 'em Poker adalah salah satu permainan (game) online berbentuk permainan poker kartu. Texas Hold 'em Poker merupakan game online yang berkolaborasi dengan berbagai social networking site. Facebook, MySpace, Bebo, Tagged, Yahoo dan bahkan bisa dimainkan dengan iPhone.
Texas Hold 'em Poker merupakan permainan online yang bisa dikatakan sebagai suatu demo replika dari permainan poker sesungguhnya. Penggunaan istilah yang umum dalam dunia poker seperti chips, rise, fold, call umum digunakan dalam permainan ini.
Texas Hold 'em Poker dapat dimainkan secara online dari berbagai belahan dunia melalui koneksi internet. Melalui situs jaringan sosial, game ini dapat diakses tanpa memerlukan registrasi ulang. Anggota social networking site dapat langsung memainkan game ini sebagai salah satu aplikasinya.


Di Ciamis atau Banjar Texas Hold 'em Poker yang merupakan aplikasi hiburan tambahan dari berbagai jejaring sosial, menjadi salah satu aplikasi yang paling populer. Chips sebagai salah satu persyaratan dapat mengikuti permainan on line ini bisa didapat dari Zynga.com sendiri ataupun dari bonus permainan. Zynga.com memberikan fasilitas untuk pembelian chip secara pribadi secara langsung.
Disatu sisi, permainan poker ini seperti halnya bentuk permainan lainnya, dapat memberikan efek candu bagi penggunanya. Tidak jarang neters di Ciamis atau Banjar dan sekitarnya sulit untuk melepaskan diri dari permainan ini. Di sisi lain, bagi beberapa orang yang beruntung dapat melakukan transaksi penjualan chips kepada para neters yang ingin bermain.
Jadi selain sebagai suatu hiburan, Texas Hold 'em Poker oleh sebagian neters dijadikan sebagai ajang bisnis melalui penjualan chips, walaupun Zynga.com sangat tidak menyarankannya.
Belakangan, karena maraknya penggunaan aplikasi Texas Hold 'em Poker di internet, di Ciamis, Banjar dan sekitarnya beredar gosip hilangnya chips dari beberapa account user Texas Hold 'em Poker secara misterius. Rumor yang beredar, beberapa bisnismen chips sengaja meng-hack account-account bersangkutan hanya untuk "mentransfer" chips-nya, dan dijual oleh pihak lainnya untuk keamanan hacker/cracker yang bersangkutan.
Sebagian bisnismen chips lain mendapatkan chips-nya lewat permainan langsung di arena Texas Hold 'em Poker, atau sumbangan dari koleganya di Texas Hold 'em Poker, atau pembelian partai besar ke zynga.com dan dijual secara ecer kepada yang berminat memainkan Texas Hold 'em Poker.

Senin, 11 Mei 2009

Gosip Politik Banjar

Gosip Politik Banjar

Gosip kalau di gosok akan makin sip... atau makin ....
Gosip politik terbaru di Kota Banjar... sumber dari dinas intelejen yang berada di tingkat yang lebih tinggi dari Kota Banjar...
Kabarnya... (gosip) ... bahwa di Kota Banjar ada kisruh dalam penerimaan CPNS dalam beberapa periode kebelakang. Hal ini berkenaan dengan penerimaan CPNS di Kota Banjar yang menggunakan "uang pelicin" untuk dapat bekerja di lingkungan Pemda Kota Banjar, entah itu honorer, sukwan, CPNS... semuanya dikutif biaya administrasi yang agak membengkak.
Menurut sumber intelejen tersebut... beberapa pejabat tinggi dan menengah di Kota Banjar telah masuk daftar penyidikan dari pihak terkait yang tingkatnya lebih tinggi dari Kota Banjar. Penyidikan sendiri dilakukan secara "gelap" sebelum ada bukti yang meyakinkan akan gosip tersebut.

Gosip tandingan... bahwa beberapa pejabat di Kota Banjar telah sepakat bahwa mereka/Kota Banjar tidak pernah melakukan pelolosan pegawai menggunakan "pelicin"....

Isi posting ini tidak bermaksud memojokan siapapun... hanya Tuhan Yang Maha Tahu yang mengetahui secara persis apa yang terjadi di tiap mili bumi ini...apaun. Posting ini juga bukan suatu kesimpulan dari suatu wacana, hanya gosip... gosip... gosip....

Rabu, 06 Mei 2009

Anggur Ginseng Resmi Menurut Pemerintah?

Anggur Ginseng Resmi Menurut Pemerintah?

...Berdasarkan ketentuan dalam butir 2 dan 3 serta memperhatikan isi surat Saudara pada butir 1, dengan ini diberikan penegasan bahwa :
  1. Minuman anggur ginseng cap "Rajawali" yang dikemas dalam botol dengan isi nett 620ml, dengan kandungan alkohol 15% termasuk barang minuman ragian lainnya selain bir, vermout, dan anggur dari buah anggur segar.
  2. Minuman anggur ginseng tersebut tidak termasuk sebagai olahan campuran mengandung alkohol dari suatu jenis yang digunakan untuk pembuatan minuman, karena produk tersebut merupakan minuman yang siap untuk dikonsumsi dan bukan bahan baku pembuatan minuman beralkohol lainnya.
  3. Oleh karena itu atas penyerahan minuman anggur ginseng cap "Rajawali" tersebut di atas mulai tanggal 1 Januari 2001 terutang PPn BM dengan tarif sebesar 40% dan Saudara wajib memungut, menyetor, dan melaporkan PPn BM yang terutang atas penyerahan tersebut.

Demikian untuk dimaklumi.


A.n. Direktur Jenderal,
Direktur Pajak Pertambahan Nilai
Dan Pajak Tidak Langsung Lainnya

Tembusan :
1. Direktur Jenderal Pajak
2. Direktur Peraturan Perpajakan
3. Kepala Kanwil V Jakarta Raya II
4. Kepala KPP Jakarta Cengkareng


Di atas adalah petikan keputusan dari Direktorat Pajak Republik Indonesia yang menyatakan bahwa Anggur Ginseng berhak membayar pajak kepada pemerintah.
Setelah apa yang terjadi di beberapa tempat dan terakhir di Kota Banjar - Jawa Barat, jatuhnya korban jiwa akibat penyalahgunaan minuman beralkohol, khususnya Anggur Ginseng, masih layakkah pemerintah tetap menggunakan keputusan itu?
Keputusan itu menyatakan bahwa produsen Anggur Ginseng mempunyai izin lengkap dan diakui pemerintah.
Pemerintah lokal sendiri (Cisaga, Banjar, Ciamis, red) tampaknya kurang tanggap atau mungkin terlalu sibuk mengurus hal-hal lain (?) yang lebih "real"listik (berorientasi real?).

Jatuhnya korban jiwa (terakhir diketahui 7 orang) mungkin akan menjadi shock theraphy bagi semua lapisan masyarakt, bukan hanya aparat...bahwasannya perlunya kontrol yang sangat ketat untuk bahan-bahan konsumsi publik yang dianggap dapat merusak dan membahayakan masyarkat secara umum.
Satu hal yang perlu jadi sorotan... perlukah para pejabat yang berkompeten menukar jabatannya dengan nilai finansial (normatif?) agar mau meloloskan setiap surat ajuan izin, termasuk bagi praktek-praktek yang akan merusak masyarakat...???? Walaupun tidak dipungkiri... ekspor minuman keras bisa menembus angka US$ 3 juta untuk devisa negara.

Rabu, 29 April 2009

ODIPUS 1st Blog

ODIPUS 1st Blog

ODIPUS band yang berbasis di Banjar dan Cisaga - Ciamis baru-baru ini meluncurkan blog pertama mereka. Blog mereka berusaha menampilkan ODIPUS band secara sepintas namun cukup jelas.
Sebagai sebuah blog grup band, blog tersebut telah memberikan cukup keterangan tentang band yang bersangkutan (ODIPUS band), dari mulai personil profile hingga album yang telah diluncurkan.
www.odipusband.blogspot.com yang telah diluncurkan sepertinya diharapkan menjadi sarana untuk publikasi ODIPUS band tersebut. Selain menampilkan profil personil ODIPUS band juga memberikan akses download beberapa lagu andalan dari album pertama mereka. Sebatang Rokok, Elang, Didoping adalah sebagian lagu dari album pertama mereka yang yang dapat didownload secara gratis dari www.odipusband.blogspot.com.

Selasa, 28 April 2009

Ciamis - Banjar Sebagai Akses Jawa Barat dan Indonesia

Ciamis - Banjar Sebagai Akses Jawa Barat dan Indonesia

Ciamis dan Banjar merupakan dua pemerintahan dalam satu wilayah. Ciamis dan Banjar merupakan salah satu pilar Provinsi Jawa Barat di bagian Timur, yang berbatasan langsung dengan Provinsi Jawa Tengah.
Akses masuk Jawa Barat dari arah Timur, khusunya Jawa Barat Tenggara, jalan negara melewati Kota Banjar, disamping juga jalan lintas Cilacap - Kalipucang yang merupakan bagian dari Ciamis. Di Ciamis arah Timur Laut, Kecamatan Tambaksari yang merupakan bagian dari Ciamis mempunyai akses langsung ke Jawa Tengah melalui Dayeuh Luhur yang sudah merupakan wilayah Jawa Tengah.
Ciamis yang berbatasan langsung dengan Jawa Tengah di bagian timur, juga berhadapan langsung dengan Samudra Indonesia di bagian Selatan yang notabene adalah bagian luar dari Indonesia hingga habis ZEE. Sangat wajar dalam perjalanannya Ciamis menggunakan "benteng" dalam panjinya. Selain sebagai gerbang masuk, juga bisa dikatakan sebagai titik pertahanan dari Indonesia, terbukti dengan peninggalan Goa Jepang dan situs sejarah lainnya di daerah Pantai Pangandaran yang digunakan Jepang menjaga penyusupan kapal sekutu lewat selatan Pulu Jawa. Hal ini menandakan, dari segi pertahanan, Pangandaran yagn merupakan bagian dari Ciamis di bagian Selatan / Tenggara merupakan titik strategis pertahanan lewat laut.

Lebih detil bisa dilihat di Google maps
Panji Ciamis - Panji Banjar

Panji Ciamis - Panji Banjar

Panji Kabupaten Ciamis memberikan gambaran tentang teritorial Ciamis itu sendiri. Ciamis terdiri dari kontur pegunungan/perbukitan, ladang/hutan/sawah, benteng/penahan/pertahanan, pantai/laut/sungai, payung yang mengembang, slogan MAHAYUNA AYUNA KADATUAN yang merupakan slogan Ciamis. Bisa dijabarkan, Bahwa Ciamis yang terdiri dari berbagai bantuk kontur geografis (pegunungan, sungai, pantai/laut) yang ada di Ciamis, yang merupakan suatu daerah "subur", merupakan pertahanan/batas wilayah, yang harus berkembang (mengambang seperti payung), untuk mencapai kesejahteraan masyarakat Ciamis melalui pembangunan di Ciamis itu sendiri. Panji Ciamis dibangun dengan berbagai warna dengan arti yang cukup agung, Ungu (budi yang luhur), kuning (makmur), hijau (subur), hitam (kuat), putih (suci).

Panji Kota Banjar

Panji Kota Banjar menggambarkan Banjar secara umum. Benteng yang merupakan tapal batas atau gerbang (Provinsi Jawa Barat), dua gunung yang merupakan pengapit Kota Banjar (Gunung Sangkur dan Gunung Babakan), Kujang yang merupakan senjata khas orang Sunda, sawah dan ladang yang masih eksis di Banjar, jalan/jembatan sebagai fasilitas perekonomian, sungai sebagai salah satu kekayaan Kota Banjar, roda bersayap yang menggambarkan Kota Transit sekaligus melambangkan jumlah wilayah yang menjadi bawahan Kota Banjar, padi kapas yang merupakan simbol kemakmuran, moto SOMAHNA BAGJA DI BUANA yang berarti "orang Banjar harus menjadi tuan di banjar sendiri".



Senin, 27 April 2009

Ciamis - Banjar, Jawa Barat, Indonesia

Ini adalah posting mengenai Ciamis, Banjar yang merupakan salah satu daerah di Jawa Barat, Indonesia. Situs ini memberikan sedikit gambaran mengenai Ciamis, Banjar, up to date.

Ciamis merupakan salah satu Kabupaten (Kabupaten Daerah Tingkat II Ciamis) yang berada di Provinsi Jawa Barat, Indonesia. Situs ini berusaha menyajikan berbagai fenomena keseharian yang terjadi di daerah Ciamis dan Banjar. Selain itu situs ini juga memberikan sedikit gambaran mengenai daerah Ciamis dan Banjar, sesuai dengan sumber yang dapat ditemui.

Dengan situs ini semoga Ciamis dan Banjar menjadi lebih "dikenal" oleh publik untuk kemajuan Ciamis dan Banjar sendiri, ataupun untuk memberi pengetahuan kepada publik tentang Ciamis dan Banjar tersebut, agar publik mengetahui tentang fenomena keseharian yang terjadi di masyarakat Ciamis dan Banjar khususnya, Jawa Barat ataupun Indonesia pada umumnya.

Dengan segala kerendahan hati... semoga posting ini memberikan sedikit gambaran tentang Ciamis dan Banjar, Provinsi Jawa Barat, Indonesia

CIAMIS - BANJAR - JAWA BARAT - INDONESIA








Panji panji di atas adalah (berturut-turut dari kiri ke kanan) panji Kabupaten Daerah Tingkat II Ciamis, Kota Banjar, Provinsi Jawa Barat dan Negara Kesatuan Republik Indonesia. Didalamnya memberikan keterangan umum tentang wilayah masing-masing daerah (Ciamis, Banjar, Jawa Barat, Indonesia).